SATELIT
SATELIT
Satelit merupakan benda
yang mengorbit benda lain dan memiliki periode revolusi serta rotasi tertentu.
Berdasarkan pengertian ini, bumi disebut sebagai satelit karena mengorbit
matahari dan bulan juga disebut satelit karena mengorbit bumi. Terdapat dua
jenis satelit, yakni satelit alami dan satelit buatan. Di bawah ini adalah
penjelasan seputar satelit buatan.
Pengertian satelit buatan
Dilansir dari Observatorium Ilmu Falak, Universitas Muhammadiyah Sumatera
Utara, 8 September 2020, satelit buatan adalah benda buatan manusia yang
beredar di ruang antariksa dan mengelilingi bumi. Satelit buatan berfungsi
sebagai stasiun radio yang menerima dan memancarkan atau memancarkan kembali
sinyal komunikasi radio.
Satelit buatan juga
digunakan untuk membantu ahli meteorologi dalam memprediksi cuaca. Satelit
buatan ada yang berawak dan ada yang tidak berawak. Satelit yang dimiliki
Amerika Serikat (AS), Space Shuttle, adalah satelit buatan yang berawak.
Sedangkan satelit yang tidak berawak antara lain adalah satelit komunikasi,
satelit observasi bumi, satelit cuaca, satelit navigasi, dan lain-lain.
Satelit-satelit tersebut beredar pada orbit yang telah ditetapkan. Banyak
satelit yng mengorbit di ekuatorial rendah, polar, yang beredar dari utara ke
selatan bumi. Berdasarkan data dari Union of Concerned Scientist, pada bulan
Maret 2020, terdapat 2.666 satelit yang beroperasi.
Negara yang paling banyak
memiliki satelit aktif adalah AS dengan jumlah satelit aktifnya mencpai 1.327
satelit. Setelah AS, Cina merupakan negara kedua dengan jumlah satelit aktif
terbanyak, yakni 363 satelit. Kemudian, Rusia berada di urutan ketiga sebagai
negara dengan jumlah satelit aktif terbanyak, yakni 169 satelit. Sementara itu,
Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki satelit
buatan. Satelit buatan yang dimiliki Indonesia adalah satelit Palapa A1 yang
diluncurkan dari Pad LC-17A pada 8 Juli 1976 dengan roket Delta 2914.
Satelit Palapa A1
menempati orbit geostasioner pada 83 derajat Bujur Tumur dan saat ini dikelolan
oleh Telkom. Satelit buatan pertama Satelit buatan manusia yang pertama adalah
Sputnik 1 yang diluncurkan oleh Uni Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957.
Peluncuran ini memulai Program Sputnik Rusia yang dikepalai oleh Sergei Korolev
dan Kerim Kerimov sebagai asistennya. Peluncuran Sputnik 1 pun menjadi titik
awal perlombaan ruang angkasa (space race) antara Soviet dan AS. Sputnik 1
berhasil mengidentifikasi kepadatan lapisan atas atmosfer dengan mengukur
perubahan orbitnya.
Satelit buatan ini juga memberikan
data dari distribusi sinyal radio pada lapisan ionosfer. Hanya berselang kurang
lebih satu bulan, Soviet kembali meluncurkan satelit Sputnik 2, tepatnya pada 3
November 1957. Sputnik 2 membawa awak makhluk hidup pertama ke dalam orbit,
yakni seekor anjing bernama Laika.
Jenis
satelit.
·
Satelit astronomi adalah
satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan objek angkasa
lainnya yang jauh.
·
Satelit komunikasi adalah satelit buatan
yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit komunikasi
menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa tipe
terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah.
·
Satelit pengamat Bumi adalah satelit yang
dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit,
seperti satelit
reconnaissance tetapi ditujukan untuk penggunaan non-militer
seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan
peta, dll.
·
Satelit
navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang
disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik
dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia.
Bila pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka
dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa
diperoleh data posisi di suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam
waktu nyata.
·
Satelit
mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang
digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.
·
Satelit tenaga surya adalah
satelit yang diusulkan dibuat di orbit
Bumi tinggi yang menggunakan transmisi tenaga gelombang mikro untuk
menyorotkan tenaga surya kepada antena sangat
besar di Bumi yang dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga
konvensional.
·
Stasiun
angkasa adalah struktur buatan manusia yang dirancang sebagai
tempat tinggal manusia di luar angkasa. Stasiun luar angkasa dibedakan
dengan wahana antariksa lainnya
oleh ketiadaan propulsi wahana
antariksa utama atau fasilitas pendaratan; Dan kendaraan lain
digunakan sebagai transportasi dari dan ke stasiun. Stasiun angkasa dirancang
untuk hidup jangka-menengah di orbit, untuk
periode mingguan, bulanan,
atau bahkan tahunan.
·
Satelit
cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi.
·
Satelit
miniatur adalah satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru
dibuat untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini
(500–200 kg), satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah
10 kg).


Komentar
Posting Komentar